WELLINGTON, Selandia Baru - Wakil Presiden Maruf Amin menawarkan kemitraan komprehensif antara Indonesia dan Selandia Baru sebagai instrumen strategis di kawasan Pasifik. Tawaran tersebut disampaikan Wakil Presiden Maruf Amin saat melakukan kunjungan kehormatan dengan Wakil Perdana Menteri Selandia Baru Winston Peters di Gedung Parlemen Selandia Baru, Rabu.

"Berkenaan dengan kemitraan komprehensif, perlu ditekankan bahwa Selandia Baru adalah mitra penting Indonesia di kawasan Pasifik," kata Wapres Maruf.

Beliau mengatakan bahwa Kemitraan Komprehensif antara Indonesia dan Selandia Baru merupakan instrumen strategis untuk meningkatkan kerja sama guna mendorong implementasi konkret, khususnya di bidang ekonomi dan pembangunan. Untuk itu, Malihu berharap agar tahun ini pemerintah Indonesia dan Selandia Baru dapat memperbarui Rencana Aksi 2020-2024 sebagai panduan untuk mengimplementasikan kemitraan tersebut.

"Saya menyambut baik inisiatif konkret untuk meningkatkan perdagangan antara kedua negara, termasuk kerja sama dalam produk Halal, yang akan terus didorong melalui perjanjian saling pengakuan yang diusulkan.
Beliau juga mencatat bahwa kemitraan Indonesia-Selandia Baru dapat diperkuat lebih lanjut dengan rencana kunjungan Perdana Menteri Christopher Luxon ke Jakarta tahun ini dan kunjungan Perdana Menteri Winston Peters ke Jakarta dalam waktu dekat.

Menanggapi pernyataan Wapres Maluf, Winston Peters berharap pembicaraan bilateral tersebut akan membuka peluang bagi kedua negara untuk memperluas perdagangan.

"Kami bekerja keras untuk meningkatkan perdagangan antara kedua negara, termasuk perdagangan halal."